HARDWARE & ROBOTIKA

Jangan Sebut Game Ini Turn-Based RPG, Kata Mantan Bos PlayStation

Saran kontroversial Shuhei Yoshida sukses selamatkan Clair Obscur: Expedition 33 dari stigma industri.

Bimo meyasa wicakerti
Bimo meyasa wicakertiChief Of Officer19 AGUSTUS 2026  •  04 MNT BACA
Jangan Sebut Game Ini Turn-Based RPG, Kata Mantan Bos PlayStation
Tiga detik setelah musuh melancarkan serangan combo, kamu harus langsung tap tombol parry atau karaktermu rata dengan tanah. Game ini sama sekali bukan tipe game santai di mana kamu bisa sambil nyemil keripik saat menunggu giliran.
“
Model ini tidak salah. Ia hanya tidak sedang berpikir.
”
01

Label Genre yang Bikin Gamers Kabur

Beberapa tahun lalu, mendengar kata "turn-based RPG" rasanya seperti vonis mati untuk sebuah game indie. Orang langsung membayangkan menu teks yang kaku, animasi lambat, dan gameplay jadul yang bikin ngantuk. Shuhei Yoshida, mantan bos PlayStation yang paham betul selera pasar, sadar banget soal stigma ini. Saat melihat demo awal Clair Obscur: Expedition 33 di Busan Indie Connect Festival, dia langsung kasih warning keras ke developer Sandfall Interactive. Jangan pernah pakai label turn-based RPG di materi marketing kalau tidak mau game keren itu dilewati begitu saja oleh pemain.

02

Reactive Turn-Based: Strategi Marketing atau Penyelamat?

Saran itu tidak diabaikan begitu saja oleh Sandfall. Mereka mengubah cara mendeskripsikan combat system game tersebut menjadi "reactive turn-based battles". Istilah baru ini langsung mengubah persepsi publik. Kombinasi antara strategi klasik dan mekanik parry ala soulslike bikin combat-nya terasa super intens. Kamu tidak hanya diam menunggu giliran serang. Setiap animasi musuh harus dihafal mati supaya timing dodge dan counter-mu tidak miss. Apakah trik penambahan satu kata ini yang bikin game ini sukses besar? Mungkin tidak sepenuhnya. Tapi langkah itu sukses mendobrak batasan bahwa game giliran hanya untuk segelintir pemain veteran.

03

Penjualan 8 Juta Kopi dan Efek Domino Industri

Angka penjualan berbicara sangat lantang di sini. Clair Obscur berhasil mengantongi 3,3 juta kopi hanya dalam bulan pertama peluncurannya. Sekarang, angka itu sudah meroket melewati 8 juta kopi. Kesuksesan masif ini membuktikan bahwa Yoshida benar: mengekor tren industri mati-matian bukanlah satu-satunya jalan menuju sukses. Sekarang, meja justru berputar. Banyak publisher mulai kebanjiran pitch game turn-based baru setelah melihat betapa cuannya formula yang diusung Expedition 33.

04

Verdict: Wajib Main atau Skip?

Buat kamu yang masih skeptis sama game bergaya giliran, game ini bakal merubah cara pandangmu sepenuhnya. Visual Unreal Engine yang memukau dipadu combat system yang menuntut refleks tinggi bikin gameplay-nya nagih parah. 9/10 — worth it banget buat dibeli, bahkan kalau kamu biasanya benci game turn-based klasik.