HARDWARE & ROBOTIKA

Ketemu Lagi Sama Apple Watch Keramik Series 5: Masih Jauh dari Kata Usang

Tujuh tahun berselang, material keramik putih ini tetap jadi standar emas smartwatch yang gagal dikejar Apple.

Bimo meyasa wicakerti
Bimo meyasa wicakertiChief Of Officer24 AGUSTUS 2026  •  11 MNT BACA
Ketemu Lagi Sama Apple Watch Keramik Series 5: Masih Jauh dari Kata Usang
Pertama kali melingkar di pergelangan tangan, keramik putih Apple Watch Series 5 itu dingin. Padat. Beda banget dari aluminium atau stainless steel biasa yang gampang baret.
“
Model ini tidak salah. Ia hanya tidak sedang berpikir.
”
01

Keramik Putih: Kenapa Apple Harus Balikin Material Ini?

Jujur saja, lini Apple Watch belakangan ini terasa membosankan. Warna titanium dan aluminium disikat tipis-tipis setiap tahun, tapi rasanya cuma ganti kosmetik.

Coba pegang Series 5 Edition berbalut keramik putih dari September 2019 ini. Rasanya bukan kayak pakai gawai elektronik biasa. Rasanya kayak pegang perhiasan mahal yang kebetulan bisa nunjukin notifikasi WhatsApp.

Bahan keramik zirkonia ini punya tingkat kekerasan yang gila. Tujuh tahun dipakai harian, dibanting ke meja tidak sengaja, kena keringat lari maraton — bodinya tetap mulus tanpa satu pun goresan berarti. Bandingin sama stainless steel hitam legam yang baru seminggu pakai aja udah lecet-lecet di sudutnya.

04

Layar Selalu Menyala yang Bikin Ketagihan

Series 5 adalah awal mula fitur Always-On Display (AOD) mendarat di pergelangan tangan kita. Waktu pertama rilis, banyak yang skeptis soal baterainya. Tapi nyatanya? Fitur ini ngga bikin boros ekstrem.

Layar OLED-nya tetap ramah baterai berkat Low-Temperature Polycrystalline Oxide (LTPO) display yang bisa turunin refresh rate sampai 1Hz waktu tangan kita nurun. Mau ngelirik jam pas lagi rapat tanpa kelihatan kentara? Gampang.

Dan di balik cangkang keramiknya, kombinasi sensor detak jantung optik, elektrokardiogram (ECG), dan kompas internal bekerja tanpa bikin bodinya membengkak jadi segede gajah.

07

Bobot dan Ergonomi: Pas, Nggak Lebay

Banyak orang takut pakai keramik karena asumsi bodinya bakal berat kayak batu bata. Faktanya? Jauh lebih ringan dibanding keramik konvensional dari merek jam tangan Swiss konvensional.

Beratnya pas. Nggak bikin pergelangan tangan pegal sebelah pas dibawa tidur buat tracking sleep score. Tali jam putih bawaannya juga gampang dibersihkan, meskipun jujur aja, agak sedikit menguning di bagian gesper setelah bertahun-tahun kena sinar matahari.

Tapi siapa peduli warna tali yang sedikit pudar kalau bodi utamanya masih kinclong kayak baru keluar dus?

010

Harga Selangit, Tapi Worth It Buat Kolektor

Waktu dibanderol mulai dari $1.299 atau sekitar belasan juta rupiah pada masanya, banyak yang bilang Apple mabuk kepayang. Siapa yang mau beli jam tangan pinter semahal itu kalau toh nanti bakal usang dalem tiga tahun?

Mereka salah besar. Justru karena umurnya udah tujuh tahun dan masih dapet update fitur esensial dari watchOS (meski beberapa mulai dibatasi), nilai historisnya naik.

Jam tangan ini bukan lagi sekadar gadget yang bakal dibuang ke laci waktu baterainya drop. Ini barang koleksi.

013

Rumor Series 12: Pertanda Baik atau Cuma Halu?

Sekarang, di tahun 2026, rumor kembalian keramik di Apple Watch Series 12 lagi kencang-kencangnya. Kalau benar Apple mau nurunin ego mereka dan balikin opsi keramik ini setelah absen sejak Series 4 (sebelum nyempil di Series 5), kita harus siapin dompet tebal.

Tapi jujur? Kalaupun harganya tembus $1.500 atau lebih, peminat setianya bakal langsung rebutan pre-order di menit pertama.

Kenapa? Karena Apple udah kehilangan sentuhan 'mewah sejati' semenjak mereka terlalu fokus jualan bodi aluminium daur ulang yang ramah lingkungan tapi berasa murah.

016

Should You Buy an Old Series 5 Ceramic Today?

Jawabannya tegas: Jangan beli kalau cari performa baterai prima.

Kesehatan baterai unit Series 5 yang sekarang beredar di pasaran pasti udah drop di bawah 80%. Mau tidak mau kamu harus siapin bujet buat ganti baterai resmi ke Apple Store (kalau stoknya masih ada) atau bawa ke tukang servis.

Tapi buat kamu pecinta gadget garis keras, kolektor, atau orang yang bosen sama desain smartwatch masa kini yang itu-itu aja? Berburu unit bekas Series 5 Edition keramik putih di pasar second internasional adalah keputusan paling keren yang bisa kamu ambil.

Ini bukan soal fitur AI terbaru. Ini soal kepemilikan material langka yang ngga bakal kamu temuin di seri Apple Watch standar.